Advertisements

Aceh

Assalammu’alaikumwarahmatullah…

Aceh merupakan provinsi paling barat dalam kawasan Negara Republik Indonesia. Daerah ini merupakan satu-satunya daerah yang tidak pernah dikuasai oleh penjajah sejak perjuangan kemerdekaan dahulu. Kerajaan Aceh menurut sejarah sudah ada sebelum dinasti Usmaniyah di Turki (699 H – 1341 H), sudah berdiri kerjaan Islam di Aceh, Samudra Pasai yang dipimpin oleh Malik Al-Saleh yang meninggal pada tahun 1297 M.

Sejak jaman dahulu, Aceh dikenal sebagai daerah yang selalu bergejolak. Pada masa pemerintahan sultan Iskandar Muda, Aceh mencapai puncak kejayaannya dengan mengusai daerah sepanjang pesisir barat Minangkabau, Sumatera Timur hingga ke Perak semenanjung Malaysia. Pada masa pemerintahan Iskandar Muda beliau menikah dengan putri dari kesultanan Pahang, yang kemudian di kenal dengan “Putroe Phang”.

Hubungan diplomatic Aceh juga sudah terjalin sejak dahulu ke berbagai Negara. Misalnya ke Turki, Inggris, Belanda, Amerika, Italia, Negara-negara Arab dan lainnya. Bukti hubungan diplomatic ini dapat dilihat dengan dikirimnya berbagai cenderamata/hadiah dari negera-negara tersebut. Turki memberikan  meriam yang kemudian dikenal dengan “meriam lada sicupak”. Serta beberapa Negara lainnya.

Hubungan antara Aceh dan dunia luar tidak hanya berlangsung pada masa lalu, tetapi sampai sekarang juga terus berlangsung. Pada mushibah tsunami yang melanda Aceh beberapa waktu lalu, Aceh juga mendapatkan sejumlah bantuan dari Negara – Negara yang dulunya pernah juga membantu Aceh, seperti Turki, Arab Saudi, Negara-negara di Eropa dan Negara-negara di kawasan Asia. Pembangunan Aceh dewasa ini juga tidak terlepas dari bantuan Negara-negara tersebut.

Setelah musibah tsunami dan konflik yang berkepanjangan melanda Aceh, pemerintahan Aceh kini sedang berupaya membangun kembali Aceh ke masa yang lebih baik. Berbagai sector pembangunan menjadi perhatian pemerintahan Aceh sekarang, misalnya sector pendidikan dan sumber daya manusia, kebudayaan, politik, ekonomi dan berbagai sector lainnya.

Didalam sector pendidikan, Aceh sedang berusaha bangkit dari ketertinggalannya dengan 32 Provinsi lainnya. Sekarang di Aceh telah berdiri sekolah-sekolah unggul, baik itu atas bantuan Negara-negara donator, seperti Turki maupun atas biaya pemerintah pusat dan daerah. Di setiap kabupaten kini berdiri paling tidak 1 sekolah unggul. Sekolah-sekolah unggul ini telah menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di tinggkat nasional dan internasional, misalnya Olimpiade dan lain sebagainya.

Dalam pembangunan sumber daya manusia, Aceh telah mengirimkan dan memberikan bantuan beasiswa kepada ribuan pelajar, pegawai negeri sipil, swasta maupun yang baru selesai S-1 untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bentuk perhatian dalam pemberian beasiswa ini sudah dilakukan dengan beberapa Negara. Negara-negara tersebut diantaranya, German, Australia, Taiwan, Malaysia, Timur tengah dan beberapa Universitas dalam negeri. Program pemberian beasiswa ini sejalan dengan visi pemerintahan Aceh yang menargetkan sebanyak-banyaknya mahasiswa mengambil beasiswa ke luar negeri.

Di bidang ekonomi, Aceh sedang berusaha untuk bangkit dari keterpurukan ekonominya. Tingkat inflasi di Aceh bisa dibilang sedikit lebih tinggi dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi hal tersebut.

Selain itu, dibidang social budaya, pemerintah sedang menggalakan program “Visit Aceh 2010”. Di harapkan dengan program ini bias mendongkrak perekonomian di Aceh dan mengajak investor untuk menanamkan modalnya di Aceh.

Pembangunan dan kemajuan yang ingin dicapai Aceh, tidak terlepas dari keinginan keras rakyat Aceh untuk membangun kembali daerahnya dan menempatkan diri sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Selain itu juga berkat ridha Allah swt untuk kemajuan Aceh di masa yang akan datang. Aamin.