Laptop rusak…:D

Assalammu’alaikumwarahmatullah….

Laptop rusak…laptop rusak..kacau..kacau….

Sabar..sabar…semua ada hikmahnya..Insya Allah..

Sudah tidak ada laptop lagi, ujian mau dekat…harus rajin ke kampus (untuk ngenet)…

Harus tetap semangat…!!!

Wassalam

Advertisements

Berlin lagi

Assalammu’alaikumwarahamtullah..

Liburan kali ini, libur natal dan tahun baru, kami berangkat ke Berlin, dan bermalam di Dresden (tempat Rizna dan K’Fonna) serta ke Leipzig (Tempat B’Ali, B’Iwan dan B’Helmi). Kali ini bersama, B’Putra, B’Khairan, Abu (B’Sofyan), dan Awan. Selain bermain-main dan bertemu teman-teman, kami juga menyempatkan diri menuju KBRI untuk lapor diri.

Sewaktu sampai ke Berli, saya bingung, karena sudah banyan perubahan. Terutama stasiunya, sehingga kami sempat kelihangan jejak KBRi,:D, dengan bantuan “alat” navigasi Awan dan ingatan saya sedikit, Alhamdulillah sampai juga di KBRI. Kami juga sekalian shalat dhuhur di KBRI.

Kami pergi kebeberapa tempat, tembok berlin, gerbang berlin, gedung parlemen, check point charlie dan melewati beberapa tempat lain lagi. Sorenya, kami kembali ke Leipzig, lelah, puas dan ya…:). Ternyata Berlin banyak perubahan dari tahun 2005 ketika saya pertama sekali tiba di Jerman.

c u Berlin….Insya Allah balik lagi…:D

wassalam

Lebaran Haji 2009

Assalammu’alaikum warahmatullah…

Tidak  seperti lebaran yang lalu,saya merayakan kali ini hanya bersama teman dari Indonesia dan aceh yang ada di kota kami. Serasa sepi, sedih..:(. Tetapi tidak apa-apalah,  harus dijalani dan tetap tegar.

Paginya, telepon ke rumah dulu, kan duluan lebarannya di aceh daripada di jerman, karena perbedaan waktu.

Tetap semangat, demi cita-cita yang dituju..aamin..

Wassalam

Hari raya Idul Fitri 1431 / 2009

Assalammu’alaikum warahamtullah…

Lebaran Idul Fitri telah berlalu, untuk mengobati rasa rindu pada keluarga, saya dan teman-teman penerima beasiswa aceh gelombang pertama, merayakan lebaran bersama di Marbug. Marburg merupakan kota dimana kami pertama sekali berkumpul sebelum berpisah-pisah ke berbagai kota yang berbeda-beda.

Saya berangkat bersama teman dari daerah lain, Stuttgart, ada mery, ada b’taufik dan b’mulkal, serta juga ada teman anak Indonesia lain. (lupa namanya,:D).  Walaupun jauh, kira-kira menempuh waktu 5  jam lebih, karena kami harus ke Stuttgart dulu, untuk menjemput teman-teman yang lain. Maklum, cari cara murah berangkat bersama-sama. Kami pakai tiket “weekend”, jadi bisa berbagi bersama teman lain, jadinya murah.

Sampai ke Marburg siang menjelang sore. Alhamdulillah sampai dengan selamat. Walaupun capek, tetapi tidak menjadi masalah, karena berkumpul bersama dan merayakan bersama,:)

Keesokan harinya, kami shalat bersama yang di selenggarakan oleh pengurus mesjid setempat. Yang kebetulan rame orang arab nya. Tidak seperti shalat biasanya, dilaksanakan di mesjid, kali ini dilaksanakan di gedung, mereka menyewa gedung. Ternyata suasananya sama seperti di Aceh, rame, terus ada anak-anak yang nangis, lari-lari…pokoknya sama lah…:)

Pulang dari shalat, kami berkumpul lagi diasrama, terus, ini yang paling penting, saling memaafkan dan…coba tebak apa selanjutnya,..acara makan2…:D, enak…dimasikan rendang, lontong, dll…pokoknya enak lah…serasa di negeri sendiri…:D

Kami hanya sebentar di marburg, siangnya kami harus kembali, karena besoknya harus masuk kuliah lagi. Tidak apa-apalah, walaupun sebentar, tetapi menyenangkan..:)

Setelah itu, baru teringat keluarga, terus ya…sedih deh…:(,

Semoga amal ibadah kami diterima oleh Allah swt. aamin..

Perjalan menuju Jerman

Assalammu’alaikum warahmatullah..

Catatan ini mungkin bisa bermanfaat bagi teman-teman sekalian.

Perjalanan ini dimulai dari 2 Agustus 2009, itulah tanggal kami berangkat bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Banda Aceh menuju German. Perjalanan jauh yang menghabiskan waktu lebih dari 10 jam ini kami lewati dengan ceria, walaupun ada diantara kami yang kelihatan lelah.

Pukul 07:30 (kira2), kami berangkat dengan pesawat Lion menuju Medan untuk seterusnya pukul 16 lewat menggunakan Malaysia Airlines berangkat menuju Malaysia.  Dari Malaysia kami meneruskan perjalanan dengan maskapai yang sama (Malaysia Airlines) menuju Frankfurt, German. Perjalanan dari Malaysia menuju Frankfurt dimulai pukul 23:50 dan tiba di Frankfurt, German, pukul 06:30. Perjalanan ini juga perjalanan yang sama yang pernah saya lakukan sekitar 4 tahun lalu, tetapi waktu itu saya via Jakarta menuju Malaysianya. Gate keberangkatan juga, gate yang sama ketika 4 tahun lalu, ternyata tidak berubah..,:)

Kami tiba awal di KL, waktu tersebut kami manfaatkan untuk beristirahat sejenak, sebagaian ada juga yang memanfaatkan waktu untuk on-line,:), Perjalannan sesungguhnya baru kan dimulai pukul 23:50, menuju Frankfurt. Ketika tiba waktunya, kami semua menaiki pewasat. Ada perbedaan dengan pesawat dengan yang saya naik 4 tahun lalu, kali ini penumpangnya lebih ramai, kalau dulu sedikit, tidak ramai, sehingga kami bisa memilih tempat duduk dimana saja, dan bisa tidur seperti di tempat tidur. Kali ini tidak bisa, harus duduk ditempat masing-masing,:), Perjalanan langsung, tidak ada transit.

Kami dapat makan di dalam pesawat, 2x kalau tidak salah. Em…lumayah lah, minum juga dapat di dalam pesawat, boleh tambah. Selain itu diberikan headset (karena pesawatnya ada fasilitas multimedia), terus juga selimut,:), Saya tidak bisa tidur…tapi berusaha untuk tidur, istilah tidur ayam, tidak menikmati tidurnya, tetapi hanya sekedar menghilangkan kantuk saja,:), Keesokan paginya, kami tiba di Frankfur, German. Kalau di kalkulasikan, sebenarnya kami sudah melakukan perjalanan selama 12 jam, kurang lebih dari Malaysia – Frankfurt, karena ada perbedaan waktu,:), Bagi sebagian kawan yang tidak terbiasa dengan perjalanan jauh dan ditambah lagi dengan perbedaan waktu 5 jam antara Indonesia – German, capek memang sudah resiko. Bagi yang fisiknya lumayan kuat, ya…bolehlah bertahan,:)

Sesampai di Frankfurt, kami di jemput oleh perwakilan DAAD. Oya, kami semuanya ada 34 orang (penerima beasiswa pemda NAD gel-1 ke German).  Bayangin ramainya..dan semuanya berasal dari 1 provinsi, Aceh.,:).Masing-masing mempunyai impian yang Insya Allah akan dicapai dikemudian hari.Aamin. Kami selanjutnya menggunakan bus menuju kota tempat kami akan melanjutkan pelatihan bahasa selama 1 – 2 bulan. Nama kota tersebut Marburg, lebih kurang 1,5 jam menggunakan bus. Berhubung pada kelelahan, banyak yang memanfaatkannya untuk beristirahat,:)

Hari itu, senin, 3 Agustus, kami langsung ke kantor yang mengkoordinir kegiatan kami selama di Marburg, namanya S + W Marburg (Speak+Write). Kami mendapatkan penjelasan secara umum. Selanjutnya kami menuju penginapan, tepatnya asrama mahasiswa,:), Tetapi sebelum ke asrama, kami harus ganti bus dahulu, dengan bus lokal, nah ini dia “masalahnya”, karena rame yang bawa “lemari”, so bagasi busnya ngak muat dan di naikkan barangnya ke kursi penumpang,:), angkatnya juga…wah…”seru”…..:)

Setelah sampai di asrama mahasiswa, kami dibagi ke berapa komplek bangunan, kebetulan ada 3 komplek, saya kena yang di komplek 1 dan kamar paling bawah. Kamar yang menarik, dekat kamar mandi, dapat internet gatis, dekat halte em..asiklah…:),

Disinilah perjalan awal di German di mulai, dengan berbagai harapan dan impian,:), Kebersamaa kami mulai terjalin..apalagi memasuki suasana puasa, sehingga banyak hal-hal yang kami lewati bersama,:),

Salah satu hal menarik adalah mengenai beribadah, hal ini juga saya rasakan 4 tahun lalu. Harus dengan usaha yang keras untuk bisa melakukan hal tersebut. Mulai dari mengatur waktu, tempat ibadah yang terbatas dan jarak yang jauh. Disinilah kita akan merasakan indahnya iman, nikmatnya Islam, indanya negeri kita, :),

Hari demi hari berlalu dan berlalu…:)

Kuliah di Jerman

tentang proses kuliah di Jerman